Langsung ke konten utama

Part 5 - Jangan Berdiri di Tempat yang Bisa kulihat



Part 5
Jangan Berdiri di Tempat yang Bisaku Lihat !!!

                Hari pertama dikelas baru, tapi dengan suasana yang sama, dengan  teman yang sama juga dengan si Joong Ki menyebalkan yang sama. Kemanapun aku melihat, aku selalu dapat melihatnya.
Gyu Ri                   : (melamun, tanpa sadar, melihat Joong Ki)
   Kenapa dia selalu berdiri ditempat yang bisa kulihat...
Jiyeon                   : (melihat ke arah mataku tertuju) Wae Eonni, Nugu ya?
Gyu Ri                   : (masih melamun) Daebak...
Jiyeon                   : (menatapku bingung, lalu memegang dahiku) Eonni Apeun?
Gyu Ri                   : (Menarik tangan Jiyeon dari dahiku) Aniya, Gwaenchana...
Jiyeon                   : Eonni, aku mau cerita sesuatu...
Gyu Ri                   : Mwo?
Jiyeon                   : Aku sedang jatuh cinta (tersenyum malu-malu)
Gyu Ri                   : (mengelus kepala Jiyeon) wah uri Jiyeon sudah dewasa sekarang...
                Masih asyik kami bercerita Bu Guru Kimia yang sangat kusukai masuk, ternyata ia adalah wali kelas kami. Dipertemuan awal ini kami mulai dengan perkenalan, lalu pembentukan struktur kelas. Mulai dari pemilihan ketua kelas sampai ke seksi bagian. Seperti tahun sebelumnya Joong Ki adalah kandidat ketua kelas terkuat, aku juga menyukainya ketika dia menjadi ketua kelas, tanggung jawab dan disiplinnya patut diancungi jempol.
Yoona                   : Gimana Joong Ki mau gak jadi ketua kelas lagi?
Joong Ki               : Gak ah, males...
Yoona                   : Ya udah kita pilih wakil aja dulu...
Untuk wakil ketua kelas, kandidat sebelumnya tidak dicalonkan karena menurut teman-temanku dia tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Tanpa di duga, semua teman dikelas menunjukku sebagai wakil ketua kelas, aku tentu syok mendengarnya. Tapi mereka tetap optimis ingin menjadikan aku sebagai wakil ketua kelas.
Gyu Ri                   : Bukannya gak mau tapi aku gak bisa...
Yoona                   : Gak bisa apa Gyu Ri..?
Soyeon                 : Tenang  jak nanti Joong Ki pasti mau bah bantu kamu klo ada kesulitan...
Gyu Ri                   : (Bingung) Tapi...
Yoona                   : Tak apa ba... (menulis namaku di papan tulis)
Gyu Ri                   : Gak usah hapus jak Yoona, Jebal...
Joong Ki               : Biarin aja nama dia tetap disitu...
Yoona                   : (Bingung) Memang kenapa?
Joong Ki               : Jadi aku ada pembantu... (wajah datar)
Gyu Ri                   : (Syok) MWO??? Apa kamu bilang???
Joong Ki               : (Tertawa Kecil) Klo tak dengar ya udah...
Gyu Ri                   : Aku dengar, tapi aku mau dengar sekali lagi... (kesal) ulang!!!
Joong Ki               : Tak bisa diulang...
Gyu Ri                   : Menyebalkan...
Geun Suk             : Udah, udah, kalian ni bertengkar terus...
Yoona                   : Itu artinya Joong Ki maukan jadi ketua kelas (menulis nama Joong Ki di papan)
Gyu Ri                   : Yah, Yoona... Im Yoona, Jebal...
Soyeon                 : Ehm Ehem... Ada pasangan baru... Ranking 2 dan 3...
Geun Suk             : Ketua dan Wakil,,,, Cie... Cie (melirik Joong Ki)
Joong Ki               : Geun Suk ah, geumanhae...
Geun Suk             : Haruskah, aku merelakan kursiku ini untuk Gyu Ri duduki?
Joong Ki               : Ya, Geun Suk ah.....
Gyu Ri                   : (Kesal) Menyebalkan... (melirik Jiyeon)
Jiyeon                   : (Murung)
Gyu Ri                   : Jiyeon ah, gwaenchana?
Jiyeon                   : Nae.
                Entah apa yang terjadi pada Jiyeon, aku merasa ada yang salah dengan sahabat karib yang sudah seperti adikku ini. Tapi tak tahu apa itu.
                Hari yang melelahkan berlalu sampai dirumah aku berbaring karena lelah, tanpa sadar aku mulai memikirkan apa yang selama ini terjadi pada ku, yang berkaitan dengan Joong Ki. Aku penasaran tentang sikap Joong Ki padaku. Tiba-tiba terlintas dipikiranku bayangan wajahnya. Aku tersenyum kecil dalam pikiranku aku berbicara sendiri...
“Daebak bahkan aku bisa melihatnya ketika di rumah...”
“Kenapa dia selalu berada di tempat yang bisa kulihat...”
“Wah, Ini tidak boleh sepertinya aku mulai gila...”
“Aniya, Aniya...”
“Dia yang berada di tempat yang bisa kulihat, atau mataku yang selalu mencarinya...”
“Andwaeyo”
“Jangan Berdiri di Tempat yang Bisa Kulihat!!!”
Teriakku dikeheningan kamar. Ku pikir aku memang sudah mulai gila.
~Bersambung

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear Mr. Daebak

"Dear Mr Daebak"           Bercerita tentang kisah cinta yang luar biasa (Daebak), dengan penulis naskah terbaik. Kisah cinta dimana tawa dan tangis berjalan beriringan. Suka dan duka yang mewarnai cinta itu. Entah kapan cinta itu dimulai dan berakhir hanya Tuhan dan masing-masing dari mereka yang tahu.            Kisah cinta yang tak semudah yang terlihat dan tak sesulit yang dibayangkan. Karena pada akhirnya bergantung pada siapa yang ingin mempertahankan cinta tersebut.             Awalnya ini adalah sebuah drama yang berjudul "King And Queen Daebak", lalu berubah menjadi "All Of Daebak". Dan akhirnya dalam bentuk fanfic menjadi "Dear Mr. Daebak". Saya akan menampilkan beberapa aktor dan aktris yang akan saya gunakan namanya sebagai tokoh dalam cerita ini. Saya hanya meminjam nama dari aktor dan aktris ini tidak dengan ceritanya. Sila...

Part 18 - Aku Tidak Baik-baik Saja

Part 18 Aku Tidak Baik-baik Saja         Aku membersihkan kelas dengan sembarangan, bahkan sapu yang ku pegang hanya melewati dan menyentuh lembut lantai sesekali. Setelah panggilan untuk upacara dimulai, aku segera meletakkan sapu hendak meninggalkan ruang kelas. Namun, aku sedikit terkejut melihat Suzy dengan wajah yang pucat memasuki kelas. Aku membantunya berjalan ke kursinya. Ia duduk di sana dengan wajah yang pucat dan terlihat lelah.         “Suzy ~ah... Gwaenchana?” tanyaku khawatir pada Suzy.         “Aku gak apa-apa, cuma capek...” jawab Suzy dengan ekspresi wajah lesuh.         “Istirahatlah, aku akan menemanimu di sini...”         “Pergilah, kau harus mengikuti upacara, aku baik-baik saja kok...” kata Suzy cepat seraya men...

Part 1 - Hujan Apakah Ini? Aku Penasaran !!!

" Ini adalah subuah kisah orang terdekat penulis yang ditulis ulang  dari sudut pandang penulis, dengan sedikit tambahan tanpa mengubah inti cerita. Berkisah tentang sebuah cinta yang berawal dari kata 'Daebak' yang memiliki arti 'Luar Biasa'. Sebuah cinta yang entah kapan dimulai dan kapan berakhirnya, tak ada yang tahu pastinya. Hanya Tuhan yang tahu awal dan akhir kisah ini, Tuhan yang menciptakan cinta dihati masing-masing insan. Kisah cinta yang membuat tawa dan tangis berjalan beriringan. Cinta, entah apa itu, ada suka didalamnya, ada kebahagian. Namun, juga ada duka yang menggores hati, kesedihan yang mendalam. Ini bukan kisah cinta biasa, karena ini adalah kisah yang ditetapkan oleh Tuhan." ========================== Part 1 Hujan Apakah Ini? Aku Penasaran !!!                            Hari pertamaku dikelas X...