Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Part 16 - Terakhir

Part 16 Terakhir “ Nae ireumeun yeojachingu mwondae?~ Wae jakku ttan gosman chyeodabwa neon nal molla~ Uri mannan jiga beolsseo myeot nyeonjjaende~ Eojjeom nae ireumdo molla, mami apeujanha~ Nae ireumeun, nae ireumeun, nae ireumeon~ Mwo mwo mwo ya~ Nae ireumeun, nae ireumeun, nae ireumeon~ You don’t know my name~ What’s my name?~” Lagu T-ara, what’s my name yang baru saja di rilis beberapa hari lalu membangunkanku di pagi ini. Namun mataku masih enggan terbuka lagu itu begitu enak terdengar di telinga membuatku tak ingin mematikan alarm handphone di sampingku. Aku rasanya ingin mendengarkan lagunya sampai selesai, salahku memang menjadikan lagu favoritku sebagai dering alarm hehehe. Ketika lagunya berakhir akupun membuka mataku, aku segera bangun dan mandi. Setelah selesai mandi aku melihat sekilas pada jam dinding yang menunjukkan pukul 5 lewat 30 menit. Aku tersenyum perlahan melihat jam d...

Part 15 - Melelahkan

Part 15 Melelahkan                         “Dia dan hatiku...” tanpa sadar kate itu terucap dari bibirku ketika Ill Woo mempertanyakan apa yang takku mengerti. Aku sungguh tak mengerti kenapa Joong Ki memperlakukanku seperti itu kadang dia baik padaku, kadang dia jahat padaku, dan kadang dia tak perduli padaku. Sebenarnya aku apa di matanya? Apa kami hanya teman? Apa kami lebih dari teman atau apakah kami bukan apa-apa? Aku sungguh tak tahu, apa yang hatiku inginkan. Kenapa hatiku harus peduli tentang Joong Ki, tentang bagaimana dia memperlakukanku, tentang semua sikapnya, aku sungguh tak mengerti.             “Dia? Siapa? Dan apa hubungannya dengan hatimu?” tanya Ill Woo dengan nada sedikit ragu padaku. Aku mencoba tersenyum dan menatap Ill Woo.          ...

Part 14 - Aku Sungguh Tak Mengerti

Part 14 Aku Sungguh Tak Mengerti            “Dasar Penghianat!!!” Aku tak tahu apa yang menyebabkan Joong Ki semarah itu padaku. Ia hanya saja menatap kesal padaku dan segera kembali ke kursinya. Tapi kenapa? Apa yang Salah? Kenapa dia seperti itu? Aku sungguh tak mengerti. Aku membalikkan tubuh melihat ke Joong Ki yang menatap kesal padaku. Yerin mendatangnya dan berbicara padanya. “Ada apa Joong ki~ah...?” tanya Yerin padanya. “Emm, tidak ada apa-apa...” jawabnya seraya tersenyum paksa pada Joong Ki. “Daebak...” kataku seraya menatap kesal padanya. Aku segera membalikkan badanku menghadap ke papan tulis. Darahku serasa mendidih oleh kata-kata Joong Ki tadi. Bagaimana dia bisa tersenyum di depan Yerin namun menatapku kesal dan mengataiku penghianat. Apa yang ia pikirkan apa dia selalu baik pada wanita secantik Yerin, atau itu karena Yerin mengajaknya bernyanyi tapi malah bernyanyi denganku. Tent...