Part 3
Senyum Itu, Tatapan Itu,
Aneh !!!
Keesokan paginya Joong Ki
datang lebih awal, hanya ada kami berdua dikelas. Suasana sangat canggung.
Gyu Ri : Maaf soal
kemarin (tanpa melihat Joong Ki)
Joong Ki :
(Tersenyum tipis) Bisa ya minta maaf gitu, dasar penghianat... (Pergi)
Gyu Ri : Dia marah
atau pura-pura marah sih, Daebak...
Jam pelajaran
pertama dimulai,kami belajar dengan sangat serius dan penuh persaingan.
Sekarang kami sedang memperebutkan satu soal terakhir. Aku dan anggota
kelompokku masih berusaha keras untuk mengerjakkannya, sementara kelompok lain
sudah menyerah.
Suzy: Gyu Ri ah,
Fighting...
Gyu Ri : Bagus kau
bantu Suzy...
Jiyeon : Kami sudah
bantu doa ni eonni... (Bersikap imut)
Boram : (Mengangguk
Setuju) Yup...
Gyu Ri : Soyeon ah,
klo ini kita bagi ini boleh gak ya...
Soyeon :
(Memperhatikan bukuku) Boleh kayanya (Ragu) Iya, iya bisa tu Gyu Ri... (Senang)
Joong ki : (Berdiri
didepan meja kami) Sudah selesai?
Gyu Ri : Yeah...
dapat... (Senang)
Soyeon : Mari kita
tunjukkan pada pak guru...
Joong ki : Lihat
bentarlah, aku bingung ni...
Gyu Ri : (melihat
sekilas pada Joong ki, lalu menunjuk sebuah buku)
Tuh, contohnya ada di buku itu... Ayo (menggandeng tangan
Soyeon, melangkah pergi)
Joong Ki : Uh klo uda penghianat pada dasarnya, tetap aja penghianat
!!!(marah)
Gyu Ri : (menghentikan langkahnya, berbalik melihat Joong Ki)
kalo ini sudah dikoreksi, baru aku ajarkan, nanti klo salah
gimana?
Joong Ki :
(berbalik membelakangi Gyu Ri)
Gyu Ri : Ayo
Soyeon, Jiyeon, Suzy, Boram, cepat...
Kami kelompok
pertama yang sampai ke ruangan guru. Guru homoris kami yang satu ini pun mulai
menjelaskan kami memanggilnya pak Park. Aku memperhatikan penjelasan pak Park
dengan sesama sambil sesekali tertawa kecil karena setiap penjelasan pak Park
selalu diselingi dengan guyonan. Selang beberapa menit Joong Ki dan anggota
kelompoknya tiba di ruangan guru.
Joong Ki : Dasar
penghianat pelit!!! (melirik ke arahku)
Jiyeon : Memangnya kamu gak pelit...
Gyu Ri :
Jiyeon ah... Perhatikan penjelasan pak guru...!
Jiyeon : Nae Eonni...
Aku masih serius
memperhatikan penjelasan pak Park, Setelah selesai tanpa sengaja aku melihat ke
arah Joong Ki, Ternyata dia juga melihat ke arahku dan tersenyum. Seketika mata
kami bertemu. Segera kualihkan tatapan mataku dan beranjak pergi.
Joong Ki :
Penghianat...
Gyu Ri : (menghentikan
langkah) Kamu marah atau pura- pura marah sih? Masih
sempat-sempatnya senyum pas marah hebat banget...
Tak terasa
hari yang melelahkan ini pun berakhir bel pulang telah berbunyi, aku sudah siap
untuk pulang dan beristirahat. Tapi
terasa ada yang kurang, Joong Ki biasanya dia akan menganggu Jiyeon sebelum
pulang tapi kenapa aku tak melihatnya bahkan di parkiran pun ia tak ada. Ah
mungkin sudah pulang duluan apa peduliku.
Tapi,
tak kuduga di perjalanan pulang aku bertemu dengannya, awalnya dia berada di
belakangku, pada saat aku berhenti, ia memperlambat laju kendaraannya dan
menoleh ke arahku seraya tersenyum, aku pun melambaikan tanganku dan tersenyum.
Dan hal yang mengejutkan terjadi lagi, tiba-tiba Joong ki mengedipkan matanya padaku
lalu pergi begitu saja. Hahaha kapan imajinasiku ini akan berakhir, sepertinya
aku sudah gila mana mungkin dia melakukan hal itu.
~Bersambung

Yeah, mimin udah posting, lanjut min...
BalasHapusAkhirnya, ditunggu kelanjutannya min.
BalasHapuslanjut, semangat Queen Daebak...
BalasHapusmakasih semua... Queen Daebak??? Apa maksudnya @dotasudirman?
BalasHapusKamu queen daebak kan???
Hapus