Langsung ke konten utama

Part 1 - Hujan Apakah Ini? Aku Penasaran !!!



" Ini adalah subuah kisah orang terdekat penulis yang ditulis ulang  dari sudut pandang penulis, dengan sedikit tambahan tanpa mengubah inti cerita. Berkisah tentang sebuah cinta yang berawal dari kata 'Daebak' yang memiliki arti 'Luar Biasa'.
Sebuah cinta yang entah kapan dimulai dan kapan berakhirnya, tak ada yang tahu pastinya.
Hanya Tuhan yang tahu awal dan akhir kisah ini, Tuhan yang menciptakan cinta dihati masing-masing insan.
Kisah cinta yang membuat tawa dan tangis berjalan beriringan.
Cinta, entah apa itu, ada suka didalamnya, ada kebahagian.
Namun,
juga ada duka yang menggores hati, kesedihan yang mendalam.
Ini bukan kisah cinta biasa, karena ini adalah kisah yang ditetapkan oleh Tuhan."
==========================



Part 1

Hujan Apakah Ini?

Aku Penasaran !!!


                          Hari pertamaku dikelas XI, aku datang cukup awal, tak beberapa lama seorang laki-laki masuk. Dia meletakkan tasnya mengambil sapu dan mulai membersihkan kelas. "Wow, mengagumkan jarang banget ketemu cwo disiplin plus rajin gitu" pikirku sesekali meliriknya.
                          Tak lama kemudian seorang cwe datang dan segera membantunya. Aku hanya tersenyum kecil tanpa melakukan apapun. "Mereka pasti berfikir aku sangat malas, hahaha... biarin aja, aku memang malas jika harus bersihin kelas sebelum ada jadwalnya..". Aku berbicara sendiri di dalam hati dan sesekali melirik pada mereka.
                           Setelah beberapa hari di kelas itu aku mulai akrab dengan cwo itu namanya Song Joong Ki, berhubung dia ketua kelas jadi aku sangat menghormatinya. Kami juga sering berbincang mengenai pelajaran bersama, Joong ki pun sering datang kemejaku, dia sangat sering bertengkar dengan Park Ji Yeon teman sebangkuku. Oh ya, kenalkan namaku Nam Gyu Ri. Sekarang aku dan Jiyeon sedang memperhatikan Joong Ki mengangkat banyak buku sendiri. Jiyeon terus memandangi Joong Ki tanpa berkedip sambil berkata  "kasihan ketua kelas kita bawa buku sebanyak itu...".
                         Mendengar perkataan Jiyeon aku langsung mengatakan pada Joong Ki "Perlu bantuan gak, Jiyeon kayanya mau bantu tu hahaha...".  Jiyeon sedikit terkejut dengan yang kukatakan ia segara menggelengkan kepalanya.
Gyu Ri        : Ya, kamu bilang kasihan,,, bantuin dong sana...
Joong Ki    : Aku tahu bah dia tu penghianat mana mau bantu...
Gyu Ri        : Hahaha... hati-hati nanti benci jadi cinta loh!! (ejekku)
Joong Ki     : Aku gak percaya gituan!!!! (berlalu pergi)
Jiyeon         : Dia tuh nyebelin banget ya,,, suka marah-marah gak jelas...
Gyu Ri         : Dia gak pernah marahin aku kok... Jangan-jangan dia suka sama kamu...
Jiyeon         : (cemberut)

                            Hari berlalu dengan cepat, pagi ini hujan lebat, aku terpaksa menerobos hujan agar sampai tepat waktu kesekolah seluruh bajuku basah, sekolah sepi hanya ada Joong Ki di ruang kelasku. Aku masuk perlahan, dia melihat kearahku dan tersenyum. Ah, tapi mungkin itu hanya halusinasiku dia tidak pernah tersenyum. Dia yang sedingin es itu berhasil membuatku beku didalam kelas, akhirnya aku memutuskan untuk berdiri didepan kelas. 
                             Di hari lainnya, hari dimana namuku tertera untuk membersihkan kelas. Hanya ada kami berdua, aku membersihkan meja dari belakang. Joong Ki duduk dikursinya tak beranjak jadi aku melewati mejanya begitu saja.

Joong Ki     : Klo kau bilang minggir, aku ngerti bah!!!
Gyu Ri         : (menatap aneh Joong Ki, aneh banget ni orang)
Joong Ki     : (menatap aneh, marah dan berjalan melewatiku)
Gyu Ri         : Sorry (membersihkan kursi Mr. Daebak)

                               Setelah aku selesai membersihkan kelas dia mengambil sapu dan membersihkan ulang seraya berbicara sendiri. Aku hanya dapat tersenyum melihat itu karena dia masih marah aku minta maaf lagi.
 Gyu Ri         : Maaf, jangan marah lagilah... yang tadi gak bakal diulangi jadi lupakan aja ya...

                                  Tapi dia hanya melewatiku, sekilas aku melihat senyum diwajahnya. Tapi rasanya itu tidak mungkin, teman-teman mengatakan dia itu wajah data, dia hampir tak pernah tersenyum.

                                   Banyak hal aneh yang terjadi sejak hujan itu turun, mulai dari ditunjuknya aku sebagai pemimpin pemanasan senam untuk mendampinginya, dia yang mulai menghindariku dan teman-teman yang mulai mengejek kami.
                                    Senyumnya, apa maksud itu? Hatiku sedikit bergetar karena itu.


Bersambung ^_^ SYZ  

  Silahkan sampaikan pendapat anda tentang apa maksud senyum Song Joong Ki itu...
Terima kasih telah membaca dan maaf terlambat post.

     
 
 

Komentar

  1. Keren,,, ditunggu selanjutnya ya...
    "kalo kamu bilang minggir aku ngerti kok" hahaha aku bisa bayangin ekspresi joong ki oppa bilang gitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya...
      Makasih telah baca, mengenai senyum song joong ki kira2 apa maksudnya...

      Hapus
  2. lanjut min,
    senyumnya? Cinta wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo mau tahu kelanjutannya baca part berikutnya ok...

      Hapus
  3. baru kebaca keren...
    senyumnya, menurutku baru suka belum cinta hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo mau tahu makna senyumnya baca part berikutnya ok...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear Mr. Daebak

"Dear Mr Daebak"           Bercerita tentang kisah cinta yang luar biasa (Daebak), dengan penulis naskah terbaik. Kisah cinta dimana tawa dan tangis berjalan beriringan. Suka dan duka yang mewarnai cinta itu. Entah kapan cinta itu dimulai dan berakhir hanya Tuhan dan masing-masing dari mereka yang tahu.            Kisah cinta yang tak semudah yang terlihat dan tak sesulit yang dibayangkan. Karena pada akhirnya bergantung pada siapa yang ingin mempertahankan cinta tersebut.             Awalnya ini adalah sebuah drama yang berjudul "King And Queen Daebak", lalu berubah menjadi "All Of Daebak". Dan akhirnya dalam bentuk fanfic menjadi "Dear Mr. Daebak". Saya akan menampilkan beberapa aktor dan aktris yang akan saya gunakan namanya sebagai tokoh dalam cerita ini. Saya hanya meminjam nama dari aktor dan aktris ini tidak dengan ceritanya. Sila...

Part 18 - Aku Tidak Baik-baik Saja

Part 18 Aku Tidak Baik-baik Saja         Aku membersihkan kelas dengan sembarangan, bahkan sapu yang ku pegang hanya melewati dan menyentuh lembut lantai sesekali. Setelah panggilan untuk upacara dimulai, aku segera meletakkan sapu hendak meninggalkan ruang kelas. Namun, aku sedikit terkejut melihat Suzy dengan wajah yang pucat memasuki kelas. Aku membantunya berjalan ke kursinya. Ia duduk di sana dengan wajah yang pucat dan terlihat lelah.         “Suzy ~ah... Gwaenchana?” tanyaku khawatir pada Suzy.         “Aku gak apa-apa, cuma capek...” jawab Suzy dengan ekspresi wajah lesuh.         “Istirahatlah, aku akan menemanimu di sini...”         “Pergilah, kau harus mengikuti upacara, aku baik-baik saja kok...” kata Suzy cepat seraya men...